Memuat halaman...

GENERASI SEHAT, MASA DEPAN HEBAT GENERASI SEHAT, MASA DEPAN HEBAT GENERASI SEHAT, MASA DEPAN HEBAT GENERASI SEHAT, MASA DEPAN HEBAT GENERASI SEHAT, MASA DEPAN HEBAT GENERASI SEHAT, MASA DEPAN HEBAT GENERASI SEHAT, MASA DEPAN HEBAT GENERASI SEHAT, MASA DEPAN HEBAT
EVAKUASI PASIEN JIWA BERAT SECARA MASSAL
02 Jul 2026
Gedung Pramuka Kabupaten Tasikmalaya
35 peserta
pemeriksaan

EVAKUASI PASIEN JIWA BERAT SECARA MASSAL

Evaluasi SPM ODGJ 2026: Dinas Kesehatan Petakan Tantangan dan Siapkan 5 Solusi Strategis Pelayanan Kesehatan Jiwa
TASIKMALAYA – Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya menggelar pertemuan lintas program guna menganalisis Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Terlayani Sesuai Standar Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan di lapangan sekaligus merumuskan langkah taktis dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan jiwa di seluruh wilayah kerja Puskesmas.
Berdasarkan hasil pemetaan tim kerja di lapangan, terdapat beberapa kendala utama yang memengaruhi optimalisasi capaian SPM ODGJ, antara lain:
• Faktor Pasien dan Keluarga: Banyak pasien berpindah domisili ke luar kota, menghentikan pengobatan secara sepihak karena merasa sudah sembuh, atau bosan minum obat. Selain itu, beberapa keluarga menolak pengobatan (bahkan hingga membuat surat pernyataan tertulis), putus asa dengan proses kesembuhan, atau sudah lanjut usia sehingga kelelahan dalam mengurus pasien.
• Faktor Akses dan Budaya: Kendala geografis dan keterbatasan biaya transportasi menuju tempat pengambilan obat masih menjadi beban ekonomi bagi keluarga. Di sisi lain, pemahaman masyarakat tentang kesehatan jiwa masih minim, ditandai dengan masih banyaknya ODGJ yang dibawa ke pengobatan alternatif atau dukun.
• Faktor Layanan dan Lintas Sektor: Adanya penurunan keaktifan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TP-KJM) di beberapa wilayah pasca-pergantian pimpinan kecamatan. Di tingkat faskes, beban kerja petugas yang rangkap tugas, manajemen waktu, serta padatnya persiapan akreditasi membuat agenda kunjungan lapangan dan intervensi kontak pasien belum terlaksana secara maksimal.
Merespons dinamika tantangan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya telah menetapkan 5 Solusi Strategis yang akan segera diimplementasikan secara masif:
1. Meningkatkan Case Finding Melalui Deteksi Dini: Menggencarkan penemuan kasus baru di masyarakat agar ODGJ bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin.
2. Optimalisasi Layanan Kesehatan Jiwa: Menyiapkan sarana, prasarana, dan kapasitas SDM pelayan keswa secara optimal, baik di tingkat Puskesmas maupun RSUD.
3. Jaminan Ketersediaan Obat: Mengupayakan ketersediaan logistik obat-obatan psikofarmaka yang memadai dan berkelanjutan di setiap fasilitas kesehatan.
4. Penguatan Home Visit dan Home Care: Meningkatkan frekuensi kunjungan rumah dan pendampingan kepatuhan minum obat oleh petugas kesehatan yang berkolaborasi aktif dengan kader kesehatan.
5. Edukasi dan Sosialisasi Masif: Mengikis stigma negatif dan meningkatkan literasi masyarakat mengenai gangguan kejiwaan melalui penyuluhan berkala.
Melalui komitmen pembenahan sistem dan penguatan inovasi pelayanan ini, Dinas Kesehatan optimistis target SPM ODGJ Tahun 2026 dapat tercapai, sekaligus mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang lebih peduli dan inklusif terhadap kesehatan jiwa masyarakatnya.